Legenda Putri Hijau(sumatra utara)
Legenda Putri Hijau
Di masa lalu, Kerajaan Deli di Sumatera Utara berdiri megah di bawah kepemimpinan seorang raja bijak. Ia memiliki tiga anak—dua pangeran dan seorang putri yang luar biasa cantik. Orang-orang menyebutnya Putri Hijau karena kulitnya memancarkan cahaya hijau yang lembut, seperti batu giok hidup.
Kabar tentang kecantikannya menyebar ke seluruh penjuru negeri. Raja Aceh mendengarnya dan langsung jatuh hati, lalu mengirim utusan untuk melamar sang putri. Tapi, raja Deli dan kedua putranya menolak lamaran itu karena mereka tak percaya dengan niat si raja asing.
Raja Aceh murka. Ia langsung mengerahkan pasukan dan menyerang Deli tanpa ampun. Kedua pangeran maju ke medan perang dan bertarung sekuat tenaga. Dalam versi rakyat, salah satu dari mereka berubah menjadi meriam besar dan menghantam pasukan musuh sampai akhirnya meriam itu meledak dan terbelah dua. Penduduk setempat percaya, sisa meriam itu masih ada di Deli Tua.
Sementara itu, Putri Hijau tak lari. Ia berdiri tenang, menolak tunduk pada musuh. Untuk menjaga kehormatannya, ia memilih untuk menghilang secara misterius. Ada yang bilang ia berubah jadi emas murni. Ada juga yang percaya bumi menelannya agar tak seorang pun bisa menyentuhnya.
Sampai hari ini, legenda Putri Hijau hidup dalam cerita rakyat. Ia bukan sekadar putri cantik—ia melambangkan keberanian, martabat, dan harga diri yang tak tergoyahkan.
FILEM ASLI NYA HANYA ADA DI MEDUSATOTO
CERITA YANG LAIN NYA HANYA ADA DI GEMPATOTO
Really excellent info can be found on web blog. “Often the test of courage is not to die but to live.” by Conte Vittorio Alfieri.
Thank you for your kind words! I’m glad you found the information helpful. That quote is truly inspiring living courageously is indeed one of life’s greatest challenges.
You are my breathing in, I own few web logs and occasionally run out from to post .
Thank you so much! It means a lot to hear that. If you ever need ideas or help with your blogs, feel free to ask!