Legenda Asal Mula Danau Kelimutu
Di sebuah desa kecil di Nusa Tenggara Timur, hiduplah seorang pemuda bernama Kelimutu. Ia adalah seorang pemburu dan petani yang sangat baik hati serta pekerja keras. Kelimutu sangat mencintai alam dan selalu menjaga kelestariannya.
Suatu hari, Kelimutu jatuh cinta pada seorang wanita cantik bernama Nona, yang dikenal sebagai penjaga alam gaib di sekitar gunung. Mereka berjanji untuk hidup bersama dan menjaga keseimbangan alam.
Namun, ketidaksukaan muncul dari roh-roh jahat yang ingin menguasai gunung dan danau di sana. Roh-roh itu mengutuk Kelimutu dan Nona sehingga keduanya berubah menjadi tiga danau yang indah, dengan warna air yang selalu berubah-ubah: merah, biru, dan putih. Warna-warna itu melambangkan tiga aspek kehidupan manusia, yakni kemarahan, kedamaian, dan roh suci.
Penduduk setempat percaya bahwa ketiga danau itu adalah wujud Kelimutu dan Nona yang abadi, menjaga gunung dan sekitarnya dari bahaya. Mereka selalu merawat dan menghormati danau itu agar tetap terlindungi.
Legenda ini mengajarkan kita tentang pentingnya menjaga alam dan harmoni antara manusia dengan dunia gaib serta kekuatan cinta yang abadi.